Tampilkan postingan dengan label Kingdom Animalia. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kingdom Animalia. Tampilkan semua postingan

Kamis, 27 September 2012

Filum Coelenterata

Filum Coelenterata
          Coelenterata berasal dari kata KOILOS  =  rongga tubuh atau selom dan ENTERON = usus. Jadi COELENTERON  artinya rongga yang berfungsi sebagai usus.

Ciri-Ciri filum Coelenterata :
- Hewan bersel banyak (multiseluler)
- Tubuh radial simetris (2 lapis sel), ektoderm dan endoderm. Diantaranya ada rongga (mesoglea)
- Bentuk seperti tabung (polip) dan seperti mangkok (medusa)
- Di atas tubuh terdapat mulut dan tentakel untuk menangkap mangsa dan bergerak. Tentakel punya sel racun (knidoblast) atau sel penyengat (nematosis)
- Punya rongga gastrovaskuler untuk pencernaan
- Sistem pernapasan dengan cara difusi (seluruh permukaan tubuh), kecuali Anthozoa dan   Sifonoglia
- Mengalami metagenesis (pergiliran keturunan),          vegetatif pada fase polip dan generatif pada fase medusa

a.    Fase POLIP (vegetatif)
Hidup soliter (sendiri)
Melekat pada dasar perairan
Terdapat rongga gastrovaskuler (usus)


b.    Fase MEDUSA (generatif)
Bergerak bebas
Bentuknya seperti payung
Punya tentakel yang melambai-lambai.

Klasifikasi Coelenterata
1.  Kelas Hydrozoa
(Yunani, Hydro= air, Zoa= hewan)
      Ciri-cirinya      :
      - Memiliki rongga Enteron tidak bersekat
      - Hidup sebagai koloni (memiliki fase Polip dan Medusa)
      - Ataupun hidup sebagai soliter
Contoh Hydrozoa

a. Hydra
-     Hidup di air tawar
-           Berbentuk polip   dan soliter
-           Reproduksi   Aseksual (tunas)
-           Memiliki 6-10 tentakel
Anatomi tubuh Hydra :


b. Obelia
-           Berbentuk Polip
-          Hidup berkoloni
-           Metagenesis   (seksual)
-           Tentakel memiliki sel   penyengat

•       Siklus hidup Obelia


2. Kelas Scyphozoa
(scypho= mangkuk,  zoa=hewan)
•       Tentakel memiliki sel penyengat
•       Transparan dan melayang-layang
•       Fase Medusa (seksual)
Contoh : Aurelia aurita


3. Kelas Anthozoa
(anthus= bunga, zoa= hewan)
•       Berproduksi aseksual (tunas dan fragmentasi)
•       Tentakel warna-warni seperti bunga
•       Tersusun atas kalsium karbonat.
Contoh :
Tubastrea (koral atau karang),  


Anemon laut (urticina).


•       Peranan Coelenterata
-           Pembentuk ekosistem terumbu karang
-           Mencegah pengikisan pantai
-           Untuk perluasan.
-           Anemon laut/mawar laut sebagai hiasan di bawah laut atau akuarium air laut.

Filum Annelida


 Filum Annelida
 (Annulus= cincin)
          Ciri-cirinya  :
          - Tubuhnya bersegmen (beruas)
          - Mempunyai kelamin ganda (hermaprodit)
          -  Triploblastik (ektoderem, endoderem, dan mesoderem)
          - Selomata (mempunyai rongga).
Struktur tubuh Lumbricus terrestris

•      Klasifikasi Annelida
  1. Kelas Polychaeta
            Ciri-cirinya          :
          - Mempunyai tonjolan otot (parapodia)
          - Gonokoris (organ reproduksi terpisah dalam individu berbeda).
Contohnya    :
Eunice viridis (cacing palolo)

2. Kelas Oligochaeta
            Ciri-cirinya          :
          - Tidak memiliki parapodia
          - Segmen tubuh ke 32-37 mengalami penebalan (klitelum) untuk perkembangbiakan seksual.
Contohnya    :
Lumbricus terrestris (cacing tanah).

3. Kelas Hirudinea
            Ciri-cirinya          :
          - Bersifat hermaprodit
          - Perkawinan silang
          - Mengandung sel kelenjar yang menghasilkan zat anti koagulen (hirudin).
          Contohnya    :
          Hirudo medicinalis (lintah)

•      Peranan Annelida :
          - Sebagai bahan pangan.
          - Tanah kaya protein untuk makanan ternak.
          - Menyuburkan tanah. 

Filum Nemathelminthes


Filum Nemathelminthes
(Nema= benang, elminthes=cacing).
 Ciri-cirinya           :
-  Triploblastik (ektoderem, endoderem, mesoderem).
-  Permukaan tubuh dilapisi kutikula.
-  Pernafasan secara difusi.
-  Ekskresinya berupa nefridium.
-  Tidak memiliki pembuluh darah.
-  Sistem reproduksinya bersifat gonokoris (terpisah dalam individu yang berbeda).
a. Klasifikasi Nemathelminthes
1.         Kelas Nemathoda
                Ciri-cirinya            :
   -  Kutikula tubuh transparan.
   -  Reproduksi jantan (testis), betina (ovarim).
   -  Mempunyai mulut dan lubang ekskresi.  
Contohnya              : a. Ascaris lumbricoides

b.Necator americanus

2. Kelas Nematophora

      Ciri-cirinya    :
   - Memiliki duri di kepala
   - Alat reproduksinya terpisah (gonokoris)
b. Perbedaan cacing Jantan dan Betina
•           Jantan
- Ukurannya lebih kecil dibanding cacing betina.
- Dekat lubang anal terdapat tonjolan (Penial setae) untuk melakukan perkawinan.
•           Betina
- Ukurannya lebih besar dibanding cacing jantan.
- Lubang kelamin terletak di sepertiga panjang tubuh.

Filum Platyhelminthes


Filum Platyhelminthes
•      Ciri-ciri Platyhelminthes
- Tubuh memanjang dorso ventral, pipih, dan tidak beruas-ruas.
- Belum mempunyai sistem peredaran darah.
- Bernafas dengan seluruh permukaan tubuh.
- Aselomata (tidak berongga tubuh).
- Memiliki daya regenerasi menjadi individu baru.
•      Klasifikasi Platyhelminthes
  1. Kelas Turbellaria
Ciri-cirinya        :
-            Memiliki Silia (alat getar)
-            Titik mata terletak dibagian dorsal kepala
-            Mulut terletak di ujung kerongkongan.
  Contohnya       :
a. Planaria maculata
  1. Bipalium

2. Kelas Trematoda
              Ciri-cirinya      :
-   Permukaan tubuh dilapisi Kutikula.
-   Alat pencernaan bercabang dua.
-   Sistem ekskresi berupa sel api.
 Contohnya        :
Fasciola hepatica

        2.       Kelas Cestoda
                Ciri-cirinya    :
            -   Tidak memiliki silia dan sistem pencernaan.
            -   Kepala dilengkapi 4 alat hisap dan rostelum (kait).
            -   Tubuh beruas-ruas (proglotid).
            Contohnya         :
            a. Taenia solium (babi)
            b. Taenia saginata (sapi)
            c. Dibothriocephalus lotus (ikan)
            d. Diphylidium caninum
            (kutu anjing dan kucing)
a. Taenia solium

b. Taenia saginata

Template by:

Free Blog Templates